MATERI PELAJARAN PAI SMK KELAS XII SEMESTER 1

BAB 2 Ayat-ayat Al-Qur'an tentang Etos Kerja
A. Q.S. Al-Mujaadalah Ayat 11
B. Q.S. Al-Jumu'ah Ayat 9-10
C.  Penerapan Sikap dan Perilaku

A.    Q.S. Al-Mujaadalah Ayat 11
http://www3.pmo.gov.my/webNotesApp/RqrMainM.nsf/bbcfdb3726a67496482566b80023ad1e/$Body/0.4BEA?OpenElement&FieldElemFormat=gif


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFECPXCy9wBQQerKKdQr9cApuJvCtO82MeRbsHwYqU-IogZ5huH2e1cV0GncKi9Ko7vdZZEW5yCKSOXmrVZmu5_9C29CgbxW08vDbKBHJwGYQoTLFKNiX3Qc8cWB3DX3ZMLromfw8RDqc/s320/Al-Mujadalah+ayat+11.png
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu berlapang-lapanglah pada majlis-majlis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan melapangkan bagi kamu. Dan jika dikatakan kepada kamu ; Berdirilah ! ", maka berdirilah Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang~rang yang diberi ilmu beberapa derajat ; Dan Allah dengan apapun yang kamu kerjakan adalah Maha Mengetahui.

Isi Kandungan Q.S. Al-Mujaadalah Ayat 11:
Surah al-Mujadalah/58 ayat 11 menjelaskan keutamaan orang-orang beriman dan berilmu pengetahuan. Kalau surah ar-Rahman/55 ayat 33 menjelaskan pentingnya ilmu pengetahuan, maka ayat ini menegaskan bahwa orang yang beriman dan berilmu pengetahuan akan diangkat derajatnya oleh Allah Swt.
Mengapa orang yang beriman dan berilmu pengetahuan akan diangkat derajatnya? Sudah tentu, orang yang beriman dan memiliki ilmu pengetahuan luas akan dihormati oleh orang lain, diberi kepercayaan untuk mengendalikan atau mengelola apa saja yang terjadi dalam kehidupan ini. Ini artinya tingkatan orang yang beriman dan berilmu lebih tinggi di banding orang yang tidak berilmu.

Akan tetapi perlu diingat bahwa orang yang beriman, tetapi tidak berilmu, dia akan lemah. Oleh karena itu, keimanan seseorang yang tidak didasari atas ilmu pengetahuan tidak akan kuat. Begitu juga sebaliknya, orang yang berilmu, tetapi tidak beriman, ia akan tersesat. Karena ilmu yang dimiliki bisa jadi tidak untuk kebaikan sesama.

B.     Q.S. Al-Jumu’ah Ayat 9-10
http://www3.pmo.gov.my/webNotesApp/RqrMainM.nsf/bbcfdb3726a67496482566b80023ad1e/$Body/0.4BEA?OpenElement&FieldElemFormat=gif

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_vkYKpY1YNDM76TGsIRjmrVnOW5KQeorQn-qYg6fhMZR-783BoKjfqIYM4KfFS-3hHDrS91nkszvsVrNmv3PtR4je9scKWoziCOgFOB13Yg-r41qpekQJdmWyR27kTIBcBfJAuxuW2V8/s640/62_9.png
62:10
Artinya:
9. Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli[a]. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
10. apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.

Isi Kandungan Q.S. Al-Jumu’ah Ayat 9-10:
Para fukaha (ahli fikih) menjadikan ayat dalam Surah al-Jumuah ini sebagai dalil tentang hukum melaksanakan salat Jumat. Salat Jumat hukumnya adalah wajib bagi setiap muslim sehingga ketika seseorang sedang berjual beli, dianjurkan untuk meninggalkan sejenak dan segera menunaikan salat Jumat. Jika Surah al-Jumu’ah [62] ayat 9–10 dikaitkan dengan tema etos kerja, penjelasannya sebagai berikut.

a. Perlunya Keseimbangan antara Urusan Dunia dan Akhirat
Pada saat kita menyelesaikan pekerjaan jenis apa pun yang menyangkut urusan duniawi, tetap diharuskan meninggalkannya jika mendengar panggilan azan. Perintah ini menunjukkan pentingnya menyeimbangkan urusan duniawi dan ukhrawi. Kita dibolehkan mengejar kehidupan duniawi, tetapi tidak boleh terlena sehingga lupa pada kehidupan akhirat. Hal ini karena kerja kita telah diniatkan untuk mencari rida Allah sehingga jika ada panggilan untuk ibadah kepada-Nya, tidak boleh enggan mengerjakan. Jika salat telah dikerjakan, kita pun diperbolehkan untuk kembali melanjutkan aktivitas.

Ada juga pesan yang sangat populer dari Abdullah bin Umar r.a. yang Artinya: ”Bekerjalah untuk kepentingan duniamu seolah-olah kamu akan hidup selamanya dan bekerjalah untuk kepentingan akhiratmu seolah-olah kamu akan mati besok.” (H.R. Baihaqi) Bekerja dengan sungguh-sungguh dan profesional dalam ajaran Islam sangat diutamakan. Demikian juga khusyuk dalam ibadah sangat penting agar dapat membekas pada amaliah sehari-hari, termasuk dalam bekerja.

b. Bekerja Harus Selalu Ingat Allah
Dalam bekerja kita, harus mengingat Allah sehingga tidak akan terperosok untuk melakukan perbuatan yang tidak diridai oleh-Nya. Kita dibolehkan mencari karunia Allah sebanyak mungkin, asal dilakukan dengan cara yang benar. Dengan demikian, Allah pun akan meluaskan rezeki kepada kita dan memberikan keberuntungan yang berlipat ganda.

c. Meningkatkan Produktivitas Kerja
Setelah mengerjakan salat Jumat, kita diperbolehkan untuk melanjutkan aktivitas kerja lainnya. Melakukan ibadah tidak berarti menghambat produktivitas kerja. Guna mendukung produktivitas kerja, ada hal-hal tertentu yang penting untuk diperhatikan.
  1. Bersikap rajin, ulet, dan tidak mudah putus asa.
  2. Meningkatkan inovasi dan kreativitas.
  3. Mau belajar dari pengalaman sehingga dapat berbuat lebih baik pada masa datang.
  4. Memaksimalkan kemampuan diri yang ada dan selalu optimis.
  5. Berdoa dan bertawakal kepada Allah.

d. Tidak Boleh Menyerah dalam Bekerja
Dalam kondisi bagaimana pun kita tidak boleh menyerah dan berputus asa. Jika kita berusaha, Allah pasti akan mencukupkan kebutuhan hidup kita. Rasulullah saw. lebih bangga kepada umatnya yang bekerja keras daripada yang bermalasmalasan. Orang yang bekerja keras juga menunjukkan sikap syukur terhadap nikmat Allah Swt.

Dari Zubair bin ‘Awwam r.a., Rasulullah saw. bersabda yang artinya: Hendaklah salah seorang di antara kamu mengambil talinya kemudian ia membawa seikat kayu bakar di punggungnya dan menjualnya, maka Allah dengan hasil itu mencukupkan kebutuhan hidupnya, itu lebih baik baginya daripada ia memintaminta kepada orang, baik mereka memberi atau tidak memberinya. (H.R. Bukhari).

Comentários:

Posting Komentar

 
Copyright ©2012 SMK LENTER BANGSA Todos os Direitos reservados | Designed by Yasmin de Template Para Download | Supported by YesRank